Jumat, 11 Desember 2015

JUM`AT, 04 NOVEMBER 2015

  
        Hari ini kami kembali mabim dimulai seperti biasanya dengan awal agenda melakukan pemanasan yang dipimpin teman kami Dona  feronica dan Tiwi mandasari. Kegiatan pagi ini cukup menyegarkan. Setelah pemanasan kak idris sebagai ketua pelaksana menagih tugas kami dan mulai menilai hasil tugas kami. dan ad dari kelompok kami tugas yang kena hukuman dikumpul dan tugas dari teman kelompok kami yaitu lastri dan nur azizah tugasnya dikembalikan dan disurh perbaiki.
    setelah itu kami menyiram tanaman seperti biasanya kami sebenarnya diperintahkan untuk kumpul jam 07.25  tapi kami tidak kumpul tidak tau hukuman apa lagi yang bakal kami terima akibat ketedoran sikap kami.
      Sudah jam 10.00 wib kami menunggu kakak panitia mabim diruang F3 namun belum juga tiba kakaknya, dan akhirnya kak dinda masuk dengan penuh rasa kecewa kepada kami karena tugas besar yang belum kami selesaikan.
    Akhirnya kami berkumpul  digedung F dengan kelompok masing-masing dan dibimbing oleh kakak pk. khusus kelompok kami yaitu kelompok 5 kami membuat kerajinan dari kertas bekas. kami dibimbing oleh kak rosyanti.
SABTU, 14 NOVEMBER 2015


Perkenalan Alat Mikro 
  1.  Cawan petri  : untuk tempat menumbuhkan media bakteri
  2.  Tabung reaksi : untuk tempat perbanyakan bakteri 
  3.  Jarun ose : untuk meindahkan bakteri
  4.  Sepatula : untuk memindahkan cendawan
  5.  Batang penyebar : untuk menyebarkan bakteri
  6.  Tabung durham : untuk melihat baunya gas/ tidak
  7.  Tabung duran : untuk menyimpan media dengan berbagai ukuran
  8.  Batang pengaduk : untuk mehomogenkan media
  9. sil : untuk menjaga isolasi media
  10.  Inkubator : untuk menciptakan bakteri sesuai  dengan keinginan
  11.  Horplate : pemanasan media
  12.  Autoklaf : untuk menseterilkan alat2pratikum
  13.  Autoklaf manual : untuk menseterilkan alat2 sel
  14.  Kulkas : untuk menyimpan mikroba
  15.  Water bath : untuk meletakkan tabung reaksi
  16.  Media : tempat menumbuhkan bakterii 
JUM'AT 27 NOVEMBER 2015


       Seperti biasanya kegiatan mabim kali ini dimulai lebih awal pada 06.30 wib. Bagi teman-teman yang terlambat dihukum dan yang tidak menyelesaikan pun dihukum. 

       termasuk teman kami dari kelompok 5 lastri dan nur azizah dihukum dengan bentuk hukuman membuat klasifikasi hewan dikertas karton. 
Kegiatan pagi berakhir pada 07.30 wib. selanjutnya kami kembali masuk dengan mata kuliah fisika, kelanjutannya kegiatan pada pukul 10.00 wib. 

       kakak tingkat panitia mabim masuk keruangan dengan menyampaikan beberapa point penting terkait kegiatan mabim yang telah berlangsung. Selain itu kami juga diajak bermain game yang lucu dan menyegarkan.  
Setelah bermain game kami istirahat selama 10 menit, dan istirahat selesai kami kumpul lagi di ruang F3 dan menjelaskan tentang surat kami untuk kakak tingkat, ada juga kakak yang menjelaskan tentang sifat dosen-dosen dijurusan biologi. penjelasan tentang sifat dosen pun selesai, terus dilanjutkan bercerita tentang nilai nilai yang harus dicapai, dan juga menjelaskan tentang keaktifan dikampus.

Kamis, 03 Desember 2015

SABTU, 24-OKTOBER-2015



KONSERVASI PENYU



Pemateri : Pak David

Tanggal 28 mei berdirinya penangkaran penyu, ide gagasannya Sian Soegito.
Habitat rusak karena gara-gara tambang timah 

3 Tahap : penetesan, pemeliharaan, dan pelepasan.
penetesan : menjadikan telur untuk anak penyu sebanyak-banyaknya.

jenis penyu: penyu hijau dan penyu sisik.
pada 2 tahun 1 kali penyu hijau meneteskan telurnya sebanyak 150 butir masa pada telurnya kurang lebih 30 tahun.


Prosesnya
  1. relokasi, tidak boleh bolak balik, suhu 29-30C, kelembapan pasir, kebersihan ruangan. kedalaman lobang 20-40. masa menetesnya 55 hari. dihari ke 53 sudah masa tua, tanah mulai retak. proses dilakukan secara alami, penyu dibiarkan selama 5 menit, untu melatih otot-otot bayi penyu. pasir dibentuk seperti gunungan. 1 sampai 2 hari dipuasakan fungsinya adalah biar mudah beradaptasi.
penemuan tidak boleh lewat dari 4 jam. sehari 3 kali, kebersihan dari jamur lumut, penyu hijau mempunyai 3 warna punggung mengapa hijau karena mempunyai banhyak lemak hijau.
1,2 m itu penyu hijau, kalau penyu sisik tidak pernah sampai 1 m.

JUM`AT, 13-NOVEMBER-2015

BOTANI


Herbarium tanaman anggrek:
  1.  Ambillah sampel, berupa bagian-bagian tumbuhan yang
  2. representatif (bunga, buah, dan biji). Bisa juga ditambahkan
    bagian-bagian lain yang mendukung misalnya daun,
    akar, dan batang yang memiliki perawakan yang khas.
      
  3. Letakkan sampel tersebut di atas kertas koran, kemudian
    dipres dengan sasak. Cara pengepresan adalah bagian
    paling bawah berupa sasak kemudian disusul dengan
    potongan kardus dan kertas koran di atasnya. Setiap
    sampel diberi pembatas berupa kertas koran, potongan
    kardus digunakan untuk membatasi setiap lima sampel.
    Satu set herbarium kit dapat digunakan untuk mengepres
    sampai 30 sampel, menyesuaikan dengan ukuran
    sampel-sampel tersebut. Untuk menghindari tumbuhnya
    jamur pada sampel-sampel tersebut dapat dilakukan
    dengan menyemprotkan formalin atau alkohol. Jangan
    lupa untuk memberikan etiket gantung pada setiap sampel,
    yaitu berisi keterangan mengenai nomor koleksi,
    tanggal pengambilan sampel, lokasi, dan nama jenisnya.
    Penulisan keterangantersebut dilakukan dengan
    pensil.
      
  4. Keringkan sampel-sampel tersebut dengan dijemur, dikeringanginkan, atau diletakkan di bawah
    lampu pijar.
      
  5. Setelah tiga hari, umumnya sampel-sampel tersebut sudah cukup kering. Keluarkan sampel-sampel
    tersebut untuk ditempelkan pada kertas herbarium (A3).
      
  6. Sampel yang telah dikeluarkan dari sasak harus segera ditempelkan pada kertas herbarium
    dengan hati-hati. Bagian sampel yang akan direkatkan dengan selotip terlebih dahulu diberi
    sepotong kertas agar bagian lem dari selotip tidak bersentuhan langsung dengan sampel. Apabila
    sampel terlalu besar untuk ditempelkan pada kertas A3, sampel dapat dilipat atau dipotong
    pada bagian-bagian tertentu dengan hati-hati sehingga tidak menghilangkan ciri-cirinya.
      
  7. Lengkapi herbarium tersebut dengan etiket tempel yang berisi keterangan mengenai tanggal,
    tempat diketemukan, habitatnya, nama penemu, catatan khusus, nama suku, dan nama spesies.
    Penulisan keterangan tersebut dilakukan dengan pulpen. Etiket ini ditempelkan pada pojok
    kanan bawah dengan sedikit lem pada sisi kanannya.
      
  8. Kumpulkan herbarium dari berbagai jenis tumbuhan (lumut, paku, dan tumbuhan berbiji), dengan
    komposisi minimal tiga jenis lumut, empat jenis paku, dan lima jenis tumbuhan berbiji.



Kamis, 19 November 2015

Sabtu, 17 Oktober 2015



ZOOLOGI



Pemateri kak Dinda dan kak Nila




Zoologi membahas tentang hewan. Namun tidak hanya membahas hewan melainkan juga menyangkut hal-hal lainnya. Zoologi itu tidak selalu melakukan bedah-membedah terhadap hewan, kalau pun ada harus dilakukan dengan kehewanan.



Suatu hewan/ sekelompok hewan bisa digolongkan dengan cara melihat adanya kesamaan, contoh mamalia dikatakan mamalia.
Jum`at, 16 Oktober 2015

MIKROBIOLOGI 
Pemateri kak umajaya 
Sub-disiplin mikrobiologi dan Aplikasi Mikrobiologi

Pendekatan masalah
Biologi : Botani
               Mikrobiologi
               Zoologi
Bioteknologi dengan Mikroba :
  • Pelapuk bahan organik
  • Pengikat unsur hara (fiksasi)
  • Tranformasi unsur hara
  • Peran Mikroorganisme sebagai penghasil fito hormon: giberelin, sitokinin
  • Sebagai pengendali biologis hama
Contoh Mikroba dalam makanan :
  • Oncom : Neuspora
  • Roti/Ragi : Saccharomyces
  • Yogurt : Lactobacilius Bulgaricus dan Streptococcus
Bioteknologi Modern
  • Rekayasa genetik modern
  • Insulin
  • Tanaman transgenik
  • Teknik aseptik